Cara Apply Visa Australia Online | OCSC Global

Cara Apply Visa Australia Online

Cara Apply Visa Australia Online

Apply visa Australia sekarang full online lewat portal ImmiAccount milik Department of Home Affairs. WNI tidak perlu lagi datang ke kedutaan untuk submit dokumen, kecuali dipanggil untuk biometrik di VFS Global Jakarta. Yang berikut ini adalah alurnya dari pertama bikin akun sampai grant letter masuk ke inbox, plus kesalahan-kesalahan kecil yang sering bikin aplikasi yang sebenarnya rapi tetap ditolak.

Buat Akun ImmiAccount Dulu

A laptop screen displaying an Australian government visa application portal login page, with a person's hands typing on the keyboard, soft natural office lighting, neutral desk background

Semua aplikasi visa Australia online dimulai dari ImmiAccount. Buka online.immi.gov.au, klik “Create ImmiAccount”, lalu isi data sesuai paspor.

Username biasanya pakai email aktif. Pilih password yang kuat karena akun ini akan menyimpan semua dokumen sensitif kamu untuk beberapa tahun ke depan. Setelah verifikasi email, kamu langsung masuk ke dashboard.

Satu akun ImmiAccount bisa dipakai untuk apply banyak visa, termasuk untuk anggota keluarga. Jadi tidak perlu bikin akun baru kalau nanti mau apply visa lain atau perpanjangan.

Pilih Jenis Visa yang Tepat

Sebelum klik “New Application”, pastikan kamu tahu visa apa yang sebenarnya dibutuhkan. Salah pilih subclass berarti AUD 200 lebih hangus, karena biaya aplikasi tidak bisa di-refund.

Untuk WNI yang mau liburan atau visit keluarga, pilihan paling umum adalah Visitor Visa Subclass 600 (Tourist Stream). Visa ini berlaku 3, 6, atau 12 bulan tergantung penilaian case officer. Yang mau kerja sambil jalan-jalan, ada Work and Holiday Visa Subclass 462. Yang mau sekolah, Student Visa Subclass 500. Daftar lengkapnya dan kapan harus pakai yang mana ada di jenis-jenis visa Australia.

Indonesia tidak masuk daftar negara yang dapat ETA atau eVisitor, jadi opsi visa “instant” yang dipakai pemegang paspor Singapura atau Eropa tidak tersedia untuk WNI. Apa pun tujuannya, semua jalur lewat ImmiAccount.

Siapkan Dokumen Pendukung

Sistem ImmiAccount minta upload dokumen dalam format PDF, JPG, atau PNG dengan ukuran maksimal 5 MB per file. Total upload limit 60 file per aplikasi, jadi gabungkan dokumen sejenis dalam satu PDF kalau perlu.

Dokumen wajib untuk Visitor Visa Subclass 600:

  • Scan halaman biodata paspor (paspor harus berlaku minimal 6 bulan dari tanggal kepulangan)
  • Pas foto digital terbaru, latar putih, format JPG
  • Rekening koran 3 bulan terakhir yang menunjukkan saldo dan mutasi rutin
  • Bukti pemesanan tiket pulang-pergi (boleh booking sementara, belum dibayar)
  • Bukti akomodasi (booking hotel atau invitation letter dari keluarga di Australia)
  • Itinerary perjalanan singkat
  • Bukti ikatan ke Indonesia: surat keterangan kerja, akta lahir anak, sertifikat properti, atau BPKB

Detail soal saldo minimum dan persyaratan finansial yang sering jadi alasan penolakan ada di artikel syarat visa Australia minimal tabungan.

Isi Form Aplikasi Online

Setelah login dan pilih “New Application”, cari “Visitor visa (600)” lalu pilih stream yang sesuai (Tourist untuk liburan biasa). Form aplikasi punya sekitar 17 section, mulai dari data pribadi sampai deklarasi karakter dan kesehatan.

Isi semua section secara lengkap. Kalau ada field yang kosong padahal harus diisi, sistem tidak akan mengizinkan submit. Kamu bisa save progress kapan saja dan lanjutkan dalam 60 hari ke depan.

Beberapa hal yang sering bikin aplikasi gagal di tahap ini:

  • Nama tidak persis sama dengan paspor (cek titik, spasi, urutan)
  • Tanggal lahir atau nomor paspor salah ketik
  • Riwayat perjalanan terakhir 10 tahun tidak diisi lengkap
  • Tidak declare pernah ditolak visa sebelumnya (ini fatal, bisa di-ban)

Section yang paling memakan waktu biasanya travel history dan family details. Siapkan paspor lama atau cap imigrasi sebelum mulai supaya tidak bolak-balik mencari data.


Bingung jenis visa Australia mana yang cocok untuk kebutuhan kamu? Tim OCSC sudah handle ratusan aplikasi visa Australia dan bisa bantu pilih subclass yang tepat sebelum kamu submit.

Chat with us on WhatsApp


Bayar Application Fee

Visitor Visa Subclass 600 Tourist Stream dikenakan biaya AUD 200 (sekitar Rp 2.000.000 tergantung kurs). Pembayaran dilakukan langsung dalam ImmiAccount setelah form selesai diisi.

Metode pembayaran yang diterima: kartu kredit Visa, Mastercard, American Express, JCB, Diners Club, atau UnionPay. Pakai PayPal juga bisa. Ada surcharge sekitar 1,4% untuk kartu kredit dan 1% untuk PayPal.

Biaya ini non-refundable. Kalau visa ditolak, uangnya tetap hangus. Untuk perbandingan biaya antar jenis visa, lihat artikel biaya visa Australia yang membahas semua subclass dan biaya tambahan seperti VAC2 dan medical.

Submit dan Tunggu Permintaan Biometrik

A visa application centre staff member taking fingerprint biometrics from a seated applicant using a digital fingerprint scanner, modern office interior with white walls, professional setting, soft indoor lighting

Setelah pembayaran sukses, status aplikasi berubah jadi “Received”. Dalam beberapa hari kamu akan dapat email permintaan biometrik dari Department of Home Affairs.

Biometrik dilakukan di Australian Visa Application Centre (AVAC) yang dikelola VFS Global. Lokasinya di Kuningan City Mall lantai 2, unit L2-19, Jl. Prof. Dr. Satrio, Jakarta Selatan. Buka Senin sampai Jumat jam 8:30 sampai 16:00.

Booking appointment dulu lewat website VFS Global, jangan datang walk-in. Bawa paspor asli, surat permintaan biometrik dari email, dan bukti booking. Proses pengambilan sidik jari dan foto biasanya selesai dalam 15 menit. Ada biaya layanan VFS sekitar Rp 600.000 yang dibayar di tempat.

WNI di luar Jabodetabek bisa pakai jasa kurir VFS atau datang ke kantor VFS di Bali. Untuk daerah lain, biasanya tetap harus terbang ke Jakarta atau Bali untuk biometrik.

Tunggu Keputusan dan Cek Status

Processing time Visitor Visa Subclass 600 dari Indonesia rata-rata 10 sampai 29 hari kerja. Setengah aplikasi diputuskan dalam 10 hari, 90% selesai dalam 29 hari. Periode liburan akhir tahun dan musim panas Australia bisa lebih lama.

Cek status berkala di ImmiAccount. Kalau case officer minta dokumen tambahan, respon dalam 28 hari atau aplikasi bisa diputus berdasarkan info yang ada. Jangan terlalu sering kontak Department of Home Affairs karena tidak akan mempercepat proses.

Saat visa granted, notifikasi grant letter masuk ke email dan ImmiAccount. Tidak ada stiker fisik di paspor. Visa Australia full elektronik dan terhubung ke nomor paspor, jadi cukup tunjukkan grant letter di check-in pesawat dan imigrasi.

Tips Supaya Aplikasi Disetujui

Apply minimal 6 sampai 8 minggu sebelum tanggal keberangkatan. Jangan beli tiket pesawat atau bayar hotel non-refundable sampai visa benar-benar keluar. Risikonya bukan di pemerintah Australia, melainkan di kantong kamu sendiri.

Konsisten antara dokumen dan jawaban di form. Kalau di form ditulis kerja sebagai marketing manager, surat keterangan kerja juga harus posisinya sama. Inkonsistensi sekecil apa pun bikin case officer mulai curiga, dan begitu mereka curiga, mereka akan minta dokumen tambahan terus.

Tabungan tidak harus jumbo, tapi mutasinya harus masuk akal. Saldo Rp 50 juta yang muncul tiba-tiba seminggu sebelum apply justru lebih mencurigakan dibanding saldo Rp 30 juta dengan riwayat gaji bulanan rutin. Case officer cari pola, bukan angka tunggal.

Dan jujur soal riwayat penolakan visa di negara lain. Sistem imigrasi global saling tukar data. Mengaku belum pernah ditolak padahal pernah, hampir pasti ketahuan, dan ujungnya bisa kena ban masuk Australia tiga tahun. Tidak sebanding.


Mau pastikan aplikasi visa Australia kamu lengkap sebelum submit? OCSC bisa review dokumen, isi form bersama, dan dampingi sampai visa keluar. Konsultasi awal gratis.

Chat with us on WhatsApp


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *